Jenis-jenis Sistem Penyediaan Air Bersih

posted on 12 Sep 2015 23:02 by edubisnisbagus
Sistem Sambungan Langsung

Pada Sistem sambungan Langsung, pipa distribusi dalam pejabat disambung langsung secara pipa utama penyediaan air bersih. Sistem ini dapat diterapkan untuk perumahan serta gedung-gedung kecil & rendah, karena saat umumnya pada perumahan dan gedung mungil tekanan dalam pipa utama terbatas dan dibatasinya ukuran pipa cabang dari pipa utama. Ukuran pipa cabang biasanya diatur dan ditetapkan per Perusahaan Air Minum.

Sistem Tangki Atap

Pada sistem Bak Atap air ditampung lebih dahulu dalam tangki bawah. (dipasang pada lantai terendah bangunan atau dibawah muka tanah), kemudian dipompakan ke uni tangki atas dengan biasanya dipasang di atas atap / di atas dasar tertinggi bangunan. Dari tangki ini, Air didistribusikan ke segala bangunan. Sistem Tangki Atap diterapkan olehkarena itu alasan-alasan sebagai bersama-sama:

Selama airnya dipakai, perubahan tekanan dengan terjadi pada perlengkapan plambing hampir tidak berarti. Perubahan tekanan ini hanyalah kelanjutan perubahan muka Air dalam tangki atap.

Sistem pompa dengan menaikkan air ke tangki atap beroperasi secara otomatik secara cara yang benar sederhana sehingga imut sekali kemungkinan.

Timbulnya kesulitan. Pompa lazimnya dijalankan dan dimatikan oleh alat yang mendeteksi muka dalam tangki atap.

Pemeliharaan tangki atap sangat sederhana dibandingkan beserta misalnya tangki menimpa

Sistem Tangki Menekan



Prinsip sistem Penyediaan Air Minum adalah sebagai lalu: air yang telah ditampung dalam tangki lembah, dipompakan ke di suatu bejana (tangki) tertutup sehingga udara di dalamnya terkompresi. air dari bak tersebut dialirkan di dalam sistem pecah bangunan. Pompa berlaku secara otomatik dengan diatur oleh uni dtektor tekanan, secara menutup/membuka saklar motor listrik penggerak mengambil: pompa berhenti berlaku kembali setelah tolakan mencapai suatu pemisah maksimum yang ditetapkan dan bekerja tambah setelah tekanan meraih suatu batas utama tekanan yang ditetapkan juga. Daerah fluktuasi biasanya ditetapkan 1-1. 5 kg/cm2. Sistem tangki tekan biasanya dirancang sedemikian bentuk agar volume udara tidak lebih dibanding 30% terhadap volume tangki dan 70% volume tangki besar perut air. Jika awalnya tangki tekan besar perut udara bertekanan nada, kemudian diisi Air, maka volume menyebar yang akan mengembang hanya 10% volume tangki. Untuk membereskan hal ini, dimasukkan udara kempa bertekanan lebih besar dari tekanan atmosfer.

Superioritas Sistem Tangki Menghimpit adalah:

Dari bidang estetika tidak menyolok jika dibandingkan dgn tangki atap.

Mudah perawatannya karena bisa dipasang dalam celah mesin bersama pompa-pompa lainnya.

Harga dahulu lebih rendah dibandingkan dengan tangki secara harus dipasang di atas menara.

Kekurangannya adalah pompa bakal sering bekerja maka itu menyebabkan keausan saat saklar lebih cepat.

Sistem Tanpa Tangki

Dalam sistem Tanpa Tangki tidak dimanfaatkan tangki apapun, elok tangki bawah, bak tekan maupun bak atap. Air dipompakan langsung ke sistem distribusi bangunan dan meniup menghisap air tepat dari pipa tertinggi (misal: pipa yang utama PDAM).

Sistem penyediaan air bersih yang dipakai untuk Pondok umumnya adalah Sistem tangki atap Sistem tangki atap dipakai dengan pertimbangan:

Dgn adanya Roof tank maka ketersediaan Air akan terjaga pada setiap waktu khususnya pada saat pemakaian puncak.

Perubahan tekanan yang terjadi tidak demi berarti, hanya konsekuensi perubahan muka Air dalam tangki.

Menghemat kerja pompa

Comment

Comment:

Tweet